Minggu, 03 April 2011

Tantangan gereja masa kini

Gereja Tuhan di Indonesia menghadapi sebuah kenyataan yang memerlukan tanggapan serius dan bisa menjadi ancaman di masa depan:
sebuah Generasi millenial yang berbeda dari generasi manapun sebelumnya di dalam sejarah manusia. Inilah generasi Facebook, generasi media TV, generasi yang lain dari yang lain. Mereka berpikir berbeda, berkomunikasi berbeda, dan memiliki komunitas secara unik.
Siapkah kita sebagai Gereja di Indonesia menjangkau para anak-anak dan remaja gereja dan menyiapkan mereka menjadi pemimpin masa depan?
Siapkah gereja menjadi gereja bagi mereka?
Riset membuktikan bahwa Gereja pada umumnya sedang kehilangan generasi ini.

Kebanyakan gereja-gereja  saat ini hanya memperhatikan orang-orang dewasa tetapi mereka mengabaikan anak-anak dan remaja, padahal mereka adalah generasi gereja berikutnya. Anak-anak dan remaja diabaikan oleh gereja dan pertumbuhan iman mereka hanyalah harapan tetapi tanpa adanya tindakan dari gereja itu sendiri. Usia anak-anak yang paling subur dalam mengenalakan Tuhan Yesus adalah pada usia 4-14 tahun jadi sebaiknya gereja memperhatikan anak-anak pada usia ini sebelum mereka di perbudak oleh dunia ini karana tawaran dunia pada generasi millenial ini sangat menggiurkan. Gereja adalah sarana yang tepat untuk mengubah generasi-generasi anak-anak diIndonesia bahkan didunia karena pertumbuhan populasi di Indonesia saat ini sedang bertumbuh pesat dan penduduk Indonesia didominasi oleh kaum muda apabila gereja tidak mengambil langkat tepat dalam merangkul anak-anak dan remaja maka "GEREJA KEHILANGAN GENERASI" 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar